Generator barcode ISBN
Barcode ISBN adalah EAN-13 yang membawa nomor buku, bukan nomor belanjaan. Sejak ISBN tiga belas digit berlaku, nomor di halaman hak cipta dan nomor di bawah batang adalah untaian yang satu dan sama: tak ada yang ditambahkan di depan, tak ada yang dihitung ulang, dan tanda hubung pada ISBN tercetak adalah tanda baca untuk manusia, bukan data. Tiga belas digit masuk ke kolom dan tiga belas digit yang sama keluar di bawah simbol. Yang tak bisa dikatakan kolom ini: apakah nomor itu milik Anda.
Tampilan
340 × 244 px pada PNG
Spesifikasi
- Himpunan karakter
- angka
- Panjang
- tepat 13 karakter
- Digit periksa
- dihitung otomatis oleh pengode
Buat barcode ISBN secara massal
Punya satu daftar nilai, bukan satu nilai saja? Buat barcode ISBN secara massal
Di mana dipakai
- Karya grafis sampul belakang yang menuju percetakan, tempat simbol harus duduk di tata letak sebagai vektor, bukan tangkapan layarnya
- Jilid kedua atau edisi revisi — masing-masing membawa ISBN sendiri dan karenanya simbol sendiri, walau teks di antara sampul tak tersentuh
- Membangun ulang sampul yang hanya tersisa sebagai gambar rata, ketika tiga belas digitnya masih terbaca tetapi barcode harus digambar lagi
- Memeriksa nomor yang disalin dari buku tercetak sebelum masuk ke catatan katalog atau umpan pemasok
Bedanya dengan yang lain
Terhadap halaman EAN-13 tak ada yang teknis untuk dilaporkan: sembilan puluh lima modul batang yang sama, digit periksa mod-10 yang sama, perilaku yang sama di kasir. Semua yang memisahkan keduanya terjadi sebelum karya grafis. Setiap nomor ritel lain turun dari prefiks perusahaan GS1; ISBN turun dari agensi ISBN negara tempat penerbit berkedudukan, bekerja di bawah Agensi ISBN Internasional, dan GS1 tak menerbitkan bagian mana pun darinya. Sumbangan GS1 adalah reservasinya sendiri — 978, lalu 979, disisihkan untuk perdagangan buku agar nomor buku dan nomor belanjaan bisa berbagi satu pemindai tanpa pernah bertabrakan. Perbedaan kedua bersifat sejarah dan masih muncul di berkas lama. ISBN sepuluh digit tak pernah menjadi nomor di dalam barcode. Simbolnya dirakit: buang karakter periksa sepuluh digit, taruh 978 di depan sembilan digit tersisa, hitung digit periksa baru di ujung. Sejak bentuk tiga belas digit mengambil alih, langkah perakitan itu hilang, dan ia hanya pernah berjalan satu arah — nomor 979 tak punya padanan sepuluh digit, itulah alasan 979 dibuka begitu 978 mulai menipis.
Kesalahan yang sering terjadi
- Berharap halaman ini mengatakan nomor itu ISBN. Ia menguji dua hal lalu berhenti: tiga belas digit, dan digit ketiga belas yang cocok dengan dua belas lainnya. Tempel nomor ritel biasa seperti 5901234123457 dan baris status melaporkan nilainya sah lalu simbol tergambar — sebagai EAN-13 ia memang sah, hanya saja bukan buku. Membaca tiga digit pertama dan memastikan 978 atau 979 adalah pemeriksaan yang Anda lakukan, bukan yang dilakukan kolom untuk Anda.
- Mengetik ISBN seperti tercetak di halaman hak cipta. Tanda hubung bukan bagian nomor dan kolom tak menerimanya: tempel 978-0-000000-00-0 dan validasi berhenti di tanda pertama, melaporkan karakter itu tak diizinkan di posisi 4. Buang semua tanda hubung dan nomor yang sama lolos begitu saja. Tanda hubung juga tak bisa dikembalikan secara mekanis — letaknya bergantung pada berapa digit kelompok registrasi dan elemen registran masing-masing, dan panjang itu berbeda dari satu penerbit ke penerbit lain.
- Satu nomor direntangkan ke banyak format. Sampul lunak, sampul keras, ebook, dan buku audio adalah empat produk dan mengambil empat ISBN, dan karena barcode adalah ISBN, tak ada satu simbol yang bisa mencakup semuanya. Kesalahan kebalikannya sama seringnya: cetak ulang lurus dari berkas yang tak berubah adalah produk yang sama dan memegang nomor yang sudah dimilikinya.
- Menerima ISBN gratis dari platform penerbitan tanpa membaca apa yang menempel padanya. Catatan agensi di balik sebuah nomor menyebut penerbit, dan catatan itulah yang dibaca kembali oleh grosir, perpustakaan, dan peritel. Nomor yang diterbitkan lewat platform menyebut platform itu di kolom tersebut, dan entri itu bukan sesuatu yang bisa Anda sunting nanti dengan memindah buku ke pencetak atau distributor lain.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Apakah nomor di barcode sama dengan ISBN?
- Ya. Tiga belas digit ISBN, dengan tanda hubung dibuang, persis yang dikodekan batang — tak ada nomor kedua untuk dicari atau diturunkan. Itu tidak berlaku di era sepuluh digit, dan cukup banyak kebingungan di berkas sampul lama berasal dari masa itu, saat ISBN tercetak dan nomor barcode sungguh dua untaian berbeda.
- Bagaimana mengubah ISBN sepuluh digit menjadi tiga belas digit?
- Buang karakter terakhir dari sepuluh — ia hasil hitungan modulo-11, karena itulah kadang berupa huruf X, dan tak punya tempat di nomor baru. Taruh 978 di depan sembilan digit tersisa dan Anda punya dua belas. Ketik kedua belasnya ke kolom dan baris status mencetak ketiga belas dengan digit terakhir sudah terhitung, siap disalin kembali. Masukkan sepuluh digit apa adanya dan Anda hanya mendapat keluhan panjang tanpa saran, karena kolom hanya menawarkan menghitung digit periksa bila nilai kurang tepat satu digit.
- Bagaimana dengan blok harga kecil di kanan batang?
- Bukan dari kolom ini, yang menerima tiga belas digit dan tidak lebih. Blok itu simbol terpisah yang dicetak di samping simbol utama, dan lima digitnya adalah penanda mata uang diikuti harga empat digit — 5 untuk dolar AS, misalnya — dengan nilai 90000 dipakai sebagai konvensi untuk mengatakan tak ada harga yang dikodekan. Karena terpisah, penerbit bisa mengubahnya antar-cetakan tanpa menerbitkan ulang ISBN — itulah alasan praktis mengodekan 90000 pada judul yang harganya belum pasti.
- Dari mana ISBN berasal, dan apakah GS1 menjualnya?
- GS1 tidak. Anda mengajukan ke agensi ISBN negara tempat imprint penerbitan berkedudukan, dan agensi-agensi itu badan nasional yang dikoordinasikan Agensi ISBN Internasional, bukan cabang satu perusahaan. Biayanya, dan apakah bisa membeli satu nomor atau hanya blok, sepenuhnya bergantung agensinya — sebagian menerbitkan cuma-cuma, sebagian menjual dalam rentang. Registrasi itulah inti urusannya: ia yang menaruh imprint Anda di samping nomor dalam basis data yang ditanyai perdagangan, dan barcode hanyalah akibat tercetaknya.
- Perlukah ebook punya barcode?
- Ia perlu ISBN kalau Anda ingin ia terdaftar dan dipesan layaknya buku, tetapi barcode adalah cara memindai benda fisik dan ebook bukan benda fisik. Tetapkan nomornya, taruh di metadata, dan lewati simbolnya. Tempat ini menjadi penting pada hibrida cetak-sesuai-permintaan, ketika judul yang sama ada di kedua bentuk — edisi cetak mendapat ISBN sendiri dan barcode di sampul, dan memakai ulang nomor ebook untuknya adalah kesalahannya.
Pendaftaran prefiks
Generator ini menggambar simbol ISBN yang sah, tetapi gambarnya saja tidak memberi hak menjual produk dengannya di ritel. Prefiks diterbitkan oleh ISBN Agency: daftarkan di sana sebelum mencetak kode ini pada kemasan.