Generator barcode ITF-14

ITF-14 dipasang di karton luar, bukan di barang di dalamnya. Empat belas digitnya bukan nomor karangan: digit indikator untuk jenjang kemasan, dua belas digit data dari GTIN ritel yang dikemas di dalam kotak, dan digit periksa yang dihitung ulang atas ketiga belasnya. Ambil EAN-13 0012345678905 yang ada di botol, buang digit periksanya, taruh 1 di depan untuk jenjang kemasan pertama — kode kartonnya 10012345678902: produk sama, nomor lain, dan digit terakhirnya bukan lagi yang tadi.

Tampilan
Ukuran
Teks
Posisi teks
Perataan teks
Warna

550 × 317 px pada PNG

Satuan ukuran

Spesifikasi

Himpunan karakter
angka
Panjang
tepat 14 karakter
Digit periksa
dihitung otomatis oleh pengode

Di mana dipakai

  • Karton luar untuk barang yang dipesan per kotak, ketika dermaga penerima memindai kotaknya dan tak pernah membukanya
  • Kelompok barang dagangan yang dijual ke distributor — kemasan enam dan kemasan dua belas dari satu produk adalah dua barang dengan dua kode
  • Cetak fleksografi langsung di gofrokarton, ketika label kertas tak akan selamat di perjalanan dan simbol harus duduk di kartonnya sendiri
  • Palet campuran yang dibaca pemindai genggam dari jarak semeter, ketika tiap kotak harus menyerahkan nomornya pada percobaan pertama

Bedanya dengan yang lain

Dua simbol yang layak dibandingkan kalah karena alasan berlawanan. Interleaved 2 of 5 polos mengodekan berapa pun digit genap, dan justru itu bahayanya: digit dikodekan berpasangan — satu di batang, satu di sela — sehingga berkas yang memangkas awal atau akhir simbol bisa pulang membawa nomor lebih pendek yang tampak sepenuhnya sah. ITF-14 menutup pintu itu dengan mematok panjang pada empat belas dan memasang bingkai penopang di sekeliling simbol, sehingga pemindaian sebagian gagal alih-alih berbohong. GS1-128 kalah dari arah lain: ia membawa jauh lebih banyak daripada GTIN — partai, kedaluwarsa, berat bersih, nomor seri, masing-masing di balik pengidentifikasi aplikasinya — dan begitu kotak butuh salah satunya, dialah simbol yang benar dan ITF-14 bukan. ITF-14 membawa GTIN dan tidak yang lain. Pilih ia saat kotaknya satu produk dan satu nomor, dan permukaan cetaknya cokelat dan kasar.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Membawa digit periksa ritel ikut serta. Kode karton bukan EAN-13 dengan digit ditempel di depan: digit periksa ritel dibuang, digit indikator naik di kiri, dan digit periksa dihitung ulang atas tiga belas digit hasilnya — 0012345678905 menjadi 10012345678902, dan digit akhirnya berpindah dari 5 ke 2. Aritmetika itu tak perlu dikerjakan tangan: ketik indikator plus dua belas digit data, dan baris status memberi yang keempat belas.
  • Rembesan tinta di gofrokarton. Inilah kegagalan ITF yang tak mengumumkan dirinya. Tiap elemen simbol entah sempit entah lebar, dan pendekode membedakannya semata dari lebar; tinta flekso yang merembes di karton cokelat menggemukkan tiap batang dan menguruskan tiap sela dengan jumlah yang sama, dan lewat titik tertentu sela lebar mulai terbaca sempit. Pembacaan yang salah dengan cara ini harus lolos panjang tetap dan digit periksa dulu sebelum bisa pulang sebagai nomor, jadi yang dilihat lini bukan nomor keliru melainkan kotak yang terpindai pada percobaan ketiga alih-alih pertama. Obatnya pengurangan lebar batang di karya grafis, sebelum pelat dipotong — bukan setelan di mesin cetak.
  • Mencetak kode karton dengan dimensi ritel. Dimensi-X ITF-14 berjalan dari 0,495 mm sampai 1,016 mm, dan puncak rentang itulah tempatnya di gofrokarton — tiga kali lebih kasar daripada modul 0,33 mm EAN-13 di botol. Mengecilkan simbol karena tampak kebesaran di samping cetakan lain justru mencabut satu-satunya sifat yang menjadi alasan simbologi ini dirancang.
  • Menghapus bingkai. Bingkai penopang bukan hiasan yang ditambahkan agar tata letak rapi; ia bagian simbol. Ia meratakan tekanan pelat flekso di tepi area cetak, dan mencegah berkas yang melintasi simbol menyerong mulai atau berakhir di tengah kode. Generator ini menggambar bingkai penuh, dan sepuluh modul zona tenang antara batang terluar dan bingkai adalah milik simbol sama seperti batangnya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Yang diketik nomor ritel atau nomor karton?
Nomor karton, keempat belas digitnya. Kolom tidak menerima EAN-13 tiga belas digit lalu memperlakukannya sebagai kode karton, karena keduanya dua nomor berbeda untuk dua benda berbeda — botol dan kotak berisi botol — walau keduanya diterbitkan dari prefiks perusahaan yang sama.
Untuk apa digit indikator?
Ia menamai jenjang kemasan, dan ia digit paling kiri. Nilai 1 sampai 8 terserah Anda — Anda yang memutuskan 1 berarti karton dalam dan 2 berarti kotak kirim — dan 9 menandai barang berukuran berubah, yang dijual per berat bukan per hitungan. Awalan 0 berarti hal lain sama sekali: ia menandai GTIN-13 atau GTIN-12 yang dirapatkan ke kanan dalam kolom empat belas digit — nomornya adalah barang dasarnya sendiri, bukan kotaknya.
Perlukah prefiks GS1 untuk kode karton?
Perlu, tetapi bukan yang kedua. Dua belas digit data di tengah ITF-14 keluar dari prefiks perusahaan yang sama yang menerbitkan nomor ritel produk di dalamnya, jadi kalau Anda sudah melisensikan prefiks, Anda menjatah kode karton darinya sendiri. Yang tak boleh: mengarang digit — nomor di luar prefiks yang diterbitkan untuk Anda bisa jadi sudah milik orang lain, dan sistem penerima akan menemukan barang mereka, bukan barang Anda.
Bolehkah ITF-14 dipasang di kemasan konsumen saja?
Tidak. Sistem kasir mencari GTIN-13 atau GTIN-12 dan tidak akan menghargai barang dari kode karton, dan simbolnya sendiri terlalu kasar untuk panel ritel — elemen tersempitnya tiga kali lebar modul EAN-13. Satuan konsumen mendapat EAN-13 atau UPC-A; kotak tempatnya bepergian mendapat ITF-14.
Kenapa simbolnya jauh lebih lebar dari barcode ritel?
Dua alasan, keduanya disengaja. Interleaved 2 of 5 menghabiskan lebih banyak ruang per digit dibanding simbologi ritel, lalu ITF-14 dicetak dengan dimensi-X jauh lebih kasar agar selamat dari rembesan tinta di karton dan terbaca dari jarak di lorong gudang. Kode karton dimaksudkan dipindai melintasi dermaga, bukan didekap di kaca kasir.