Generator barcode Codabar

Codabar lebih tua dari hampir semua yang masih dipakai harian — ia dari 1972 — dan bertahan karena satu alasan: sistem yang mengadopsinya tak pernah punya alasan berganti. Bank darah, perpustakaan, dan jaringan kurir membangun penomorannya di sekitar dia, dan peralatan yang bekerja tak diganti demi keanggunan. Ciri khasnya sepasang huruf di tiap ujung: simbol dimulai dengan A, B, C, atau D dan berakhir dengan salah satunya juga, dan huruf itu bagian data. Pasangan mana yang dipakai bukan soal selera — ia konvensi pihak yang membaca kode, dan salah memilihnya adalah cara paling lazim label Codabar ditolak sistem yang sebenarnya membacanya dengan sempurna.

Tampilan
Ukuran
Teks
Posisi teks
Perataan teks
Warna
Pembatas Codabar

322 × 237 px pada PNG

Satuan ukuran

Spesifikasi

Himpunan karakter
huruf dan angka
Panjang
dari 3 sampai 60 karakter
Digit periksa
tidak dipakai simbologi ini

Di mana dipakai

  • Penandaan bank darah, tempat Codabar membawa nomor donasi selama puluhan tahun dan tetap bertugas berdampingan dengan standar lebih baru
  • Sirkulasi perpustakaan: kartu peminjam dan barcode koleksi di sistem yang katalognya dibangun di sekitarnya
  • Resi kurir dan udara, ketika nomornya numerik, panjangnya berubah-ubah, dan pembacanya sudah terpasang
  • Amplop cuci cetak foto dan kantong film — penerapan yang hidup lebih lama dari kebanyakan lab yang memulainya

Bedanya dengan yang lain

Codabar hari ini dipilih hampir sepenuhnya karena sesuatu sudah menunggunya. Dibanding Code 39 ia mengodekan himpunan lebih sempit — angka dan enam tanda baca, tanpa huruf di muatan — tetapi menghasilkan simbol sedikit lebih padat dan, tak seperti Code 39, menyediakan empat pasang awal-akhir berbeda yang bisa dipakai sistem membedakan jenis label tanpa mengurai nomornya. Dibanding Code 128 ia kalah di setiap ukuran teknis: Code 128 lebih padat, mengodekan himpunan penuh, dan punya karakter periksa wajib. Rangkuman jujurnya: sistem baru tak seharusnya memilih Codabar, dan sistem lama tak seharusnya meninggalkannya dengan enteng — stok label, pembaca, dan konvensi penomoran semuanya mengandaikannya.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Membuang huruf awal dan akhir. Mereka bukan pembatas yang ditambahkan perangkat lunak di sekeliling nomor — mereka karakter terkode, dan banyak sistem mencocokkan padanya. Bank darah yang menunggu A…B akan menolak simbol yang datang sebagai A…A meski digit di antaranya benar.
  • Menganggap pasangan bisa saling tukar. A, B, C, dan D ada agar jenis label berbeda terbedakan sekali pandang oleh pembaca. Pasangan mana berarti apa diputuskan sistem, bukan simbologi, jadi jawaban pasangan mana yang dipakai selalu ada di spesifikasi penerima, tak pernah di rujukan umum.
  • Mengharapkan digit periksa. Codabar tak punya dari definisinya. Sebagian industri menambahkannya — varian modulo 16 pilihan lazimnya — tetapi itu konvensi berlapis di atas, bukan bagian simbologi, dan pembaca yang tak disetel untuknya akan menyerahkan karakter periksa itu kembali sebagai data. Membawa tidaknya nomor Anda — sistem penerima yang memutuskan.
  • Menaruh huruf di muatan. Keempat huruf hanya hidup di ujung. Datanya sendiri angka dan enam karakter — minus, dolar, titik dua, garis miring, titik, plus — tidak lebih. Mencoba mengodekan huruf di dalam nomor bukan masalah format yang bisa diakali; simbologi tak punya perwujudan untuknya.
  • Memakai ulang nomor lintas jenis label. Karena Codabar tak membawa struktur apa pun di luar digit, tak ada di simbol yang mengatakan benda macam apa yang ia kenali. Sistem yang memakai pasangan awal-akhir untuk itu bergantung padanya sepenuhnya, dan tiraj label yang tercetak dengan pasangan salah akan mengenali nomor yang benar sebagai jenis catatan yang salah.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa arti huruf di awal dan akhir?
Itu karakter awal dan akhir, dan mereka bagian data terkode. Tersedia empat — A, B, C, D — sehingga sistem bisa membedakan jenis label tanpa membaca nomornya. Makna tiap pasangan ditentukan oleh siapa pun yang menspesifikasikan label Anda; simbologi sendiri tak menempelkan makna apa pun.
Apakah Codabar punya digit periksa?
Tidak sebagai bagian simbologi. Beberapa industri menambahkannya lewat konvensi, paling sering karakter periksa modulo 16, tetapi itu kesepakatan antara pencetak dan pembaca, bukan bawaan. Kalau spesifikasi Anda memintanya, ia harus disertakan di data yang dikodekan dan pembaca harus disetel mencopotnya.
Bisakah mengodekan huruf atau spasi?
Tidak. Muatan terbatas pada sepuluh angka dan enam tanda baca: minus, dolar, titik dua, garis miring, titik, dan plus. Huruf hanya muncul sebagai karakter awal dan akhir di ujung. Kalau nomor yang harus dibawa memuat yang lain, Codabar simbologi yang salah untuknya.
Haruskah memakai Codabar untuk sistem baru?
Hampir pasti tidak. Code 128 lebih padat, membawa himpunan karakter penuh, dan punya karakter periksa wajib yang tak dimiliki Codabar. Codabar jawaban yang benar ketika pembaca terpasang, stok label, atau spesifikasi yang ada mensyaratkannya — dan di bank darah serta perpustakaan itu kerap persis keadaannya.
Kenapa label saya terpindai tapi ditolak sistem?
Periksa pasangan awal-akhirnya sebelum apa pun. Simbol berdigit benar dengan huruf salah terbaca sempurna di tingkat perangkat keras lalu ditolak di tingkat aplikasi, karena banyak sistem memakai huruf itu memutuskan jenis catatan si nomor. Ini keluhan Codabar yang paling sering.