Generator kode Data Matrix
Data Matrix menyimpan data dalam persegi sel terang-gelap yang dibingkai huruf L pejal di dua sisi dan jalur takik putus-putus di dua sisi lain. Ia kode yang dipilih ketika area penandaan diukur dalam milimeter. Tiga hal membawanya ke sana: bingkai mengerjakan tugas yang pada QR menghabiskan tiga blok sudut, satu modul zona tenang di sekeliling simbol cukup ketika QR mau empat, dan di ukuran-ukuran kecil kisinya naik dua modul sekali jenjang ketika QR naik empat — sehingga muatan pendek tak dibulatkan ke persegi yang jauh lebih besar. Karena itulah Data Matrix berakhir tergores di papan sirkuit dan suku cadang mesin, sementara QR pergi ke poster.
Tampilan
160 × 160 px pada PNG
Spesifikasi
- Himpunan karakter
- data apa pun
- Panjang
- dari 1 sampai 2335 karakter
- Digit periksa
- tidak dipakai simbologi ini
Buat barcode Data Matrix secara massal
Punya satu daftar nilai, bukan satu nilai saja? Buat barcode Data Matrix secara massal
Di mana dipakai
- Penandaan langsung pada logam, digores laser atau ditumbuk titik, agar pengidentifikasi selamat dari oli, panas, dan perlakuan yang menghancurkan label cetak
- Komponen elektronik dan papan kosong, ketika seluruh area penandaan hanya beberapa milimeter persegi
- Kemasan alat kesehatan dan farmasi, ketika GTIN, kedaluwarsa, partai, dan nomor seri harus berbagi panel dengan teks tercetak
Bedanya dengan yang lain
QR Code adalah alternatif sungguhannya, dan kapasitas jarang menjadi penentu. Tiga hal yang menentukan. Ruang: Data Matrix butuh satu modul zona tenang per sisi dan membelanjakan overhead-nya untuk bingkai, sementara QR butuh empat modul dan tiga blok sudut berpemisah putih — pada muatan pendek di jendela kecil selisih itu memutuskan muat tidaknya kode sama sekali. Pembaca: kamera telepon dan aplikasi konsumen dibangun di sekitar persegi sudut QR, sedangkan Data Matrix adalah baku industri, dan membacanya dari logam tergores butuh pemindai berpencahayaan tepat. Penyetelan: QR menawarkan empat tingkat koreksi galat untuk dipilih, ECC 200 mematok satu dan membebaskan Anda dari keputusan itu. Aturan yang bertahan di lapangan: kalau yang memindai orang dengan telepon, pakai QR; kalau mesin memindainya dari benda kecil, pakai Data Matrix.
Kesalahan yang sering terjadi
- Menilai tanda langsung di logam dengan pemindai biasa. Tanda gores atau tumbuk sama sekali tak punya kontras tinta — ia terbaca karena cahaya terhambur berbeda dari sel dibanding dari permukaan sekitarnya. Pembaca serbaguna mengarahkan pencahayaan lurus ke benda, menerima pantulan datar, dan melaporkan tanda yang sepenuhnya baik sebagai tak terbaca.
- Menentukan sel lebih kecil dari alat penandanya sendiri. Pin tumbuk titik punya diameter dan laser punya titik fokus; di bawah ukuran itu sel-sel bertetangga saling melebur dan kisi berhenti menjadi kisi. Label cetak punya lantainya sendiri karena alasan lain — pada 300 dpi satu titik 0,085 mm, jadi sel dua titik 0,17 mm adalah yang tersehalus yang bisa diletakkan printer dengan andal.
- Mengirim simbol persegi panjang ke pembaca yang tak pernah diberi tahu untuk menunggunya. ECC 200 mendefinisikan enam ukuran persegi panjang di samping dua puluh empat persegi, dan penguraian persegi panjang adalah setelan terpisah di pembaca terpasang, bukan sesuatu yang menyala bawaan.
- Memperlakukan zona tenang satu modul sebagai galat pembulatan. Data Matrix memintanya begitu sedikit sehingga tata letak melahapnya tanpa ada yang sadar — dan huruf L pejal yang memberi tahu pembaca di mana kisi bermula duduk tepat di batas itu, jadi yang rusak adalah penemu simbolnya sendiri, bukan margin di sekitarnya.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Berapa banyak data yang muat di Data Matrix?
- ECC 200 mentok di 3116 digit, 2335 karakter alfanumerik, atau 1556 bita — itu pada ukuran persegi terbesar 144 kali 144 modul. Praktiknya plafon itu tak relevan: pada benda kecil, ukuran sel yang bisa dicetak habis jauh sebelum pengodeannya.
- Bisakah simbol yang rusak tetap terbaca?
- Biasanya bisa. ECC 200 membawa koreksi galat Reed-Solomon, jadi simbol yang tergores atau tertutup sebagian tetap terurai. Yang tak bisa ia tanggung adalah kerusakan bingkai: L pejal di dua sisi memberi tahu pembaca di mana kisi bermula, dan jalur putus-putus di dua sisi lain memberi tahu berapa banyak selnya.
- Kenapa saya mendapat persegi padahal ingin persegi panjang?
- Pengode memilih ukuran simbol yang memuat datanya, dan ada dua puluh empat ukuran persegi dari 10 kali 10 sampai 144 kali 144 modul. Persegi panjang ada, tetapi hanya enam, dan pengode kembali ke persegi kecuali disetel tegas untuk menghasilkannya — persegi panjang dimaksudkan untuk jendela penandaan sempit, bukan dibagikan bawaan.
- Perlukah Data Matrix digit periksa?
- Tidak seperti UPC atau EAN. Tak ada digit yang Anda hitung dan tempelkan ke data — deteksi dan koreksi tertanam dalam pengodean dan tersebar di seluruh simbol, itu pula sebabnya kode yang rusak sebagian tetap terbaca.